***VALIDASI KEASLIAN DOKUMEN RISALAH WARIS SYARIAH WEALTH MANAGEMENT***

DOKUMEN INI DITERBITKAN SECARA ELEKTRONIK DAN VALID DARI SWM SELAMA MEMENUHI INFORMASI BERIKUT:

  1. Judul Dokumen: Risalah Waris Keluarga Bapak H******** P***
  2. Tanggal Penerbitan: 26 JUMADIL AWAL 1443 / 30 DESEMBER 2021
  3. Tanggal Konsultasi: 24 DESEMBER 2021
  4. Jumlah Halaman: 7
  5. Kesimpulan Ringkas:
  • Ahli waris wajib memprioritaskan pelunasan utang dengan menjual aset yang dimiliki.
  • Ibu DAP berhak mendapatkan bagian sebanyak dua kali, yaitu dari pembayaran utang bapak, sebesar Rp 1.5 Miliar dan ditambah bagian warisnya. Namun, hal ini berlaku dengan syarat jika Ibu DAP mengakui bahwa niatnya pada saat memberikan uang/menanggung biaya Bapak HP adalah benar sebagai utang/talangan dan bukan pemberian/nafkah. Jika dahulu ketika memberikan uang/menanggung biaya niatnya adalah pemberian, maka haram hukumnya meminta pengembalian Rp 1.5 miliar tersebut. Jika niatnya adalah utang, maka diperbolehkan menagih utang tersebut saat bapak wafat.
  • Jika ada ahli waris yang mendapatkan wasiat harta dari Bapak HP, maka wasiat tersebut tidak sah, karena melanggar ketentuan dari hadits shahih.
  • Pembagian harta waris Bapak HP adalah berikut ini:
    • Ibu LSS: 12.5%
    • Ibu DAP: 14,583%
    • Bapak HNP: 29,167
    • Bapak OAP: 29,167
    • Ibu FFIP: 14.583%