Bagi para pebisnis, memindahkan rekening dari rekening bank konvensional ke bank syariah memang membutuhkan keberanian dan niat yang kuat. Kenapa butuh keberanian? Karena banyak alasan untuk belum berpindah karena pengalaman di bank syariah yang belum se profesional dan selengkap fasilitasnya bank konven, sebagai seorang pengusaha muslim saya pun merasakannya.

Tidak bisa kita pungkiri bank syariah memang belum sempurna, namun pantang bagi seorang muslim mencela atau bahkan memusuhi bank syariah, karena mereka sedang berusaha menegakkan syariat Islam dengan baik, bersama sama kita perbaiki dan dukung bank syariah.  InsyaAllah bank syariah tetap berusaha mewujudkan performa terbaiknya, tentunya dengan support kita para pengusaha muslim, dan alhamdulillah saat ini saya sudah bermigrasi ke bank syariah, No konven again !

Bagi anda yang memang sangat membutuhkan jasa bank Konvensional dan belum bisa “move on” dari bank konven karena alasan bisnis dan kemudahan bertransaksi, anda tetap tidak boleh melupakan bahwa menabung atau membuka rekening di Bank Konven adalah Haram Hukumnya, karena terdapat akad dan transaksi RIBA di dalam nya.

Seandainya anda sangat “kefefet” dan “kepekso” menggunakan jasa bank konvensional maka Islam tetap mempunyai solusi.

Solusi nya adalah dengan menghilangkan akad Bunga dalam tabungan atau rekening anda di bank konvensional tersebut. Cobalah datangi bank konven tersebut untuk mengutarakan niatan menjalankan Perintah Allah ini.. sampaikan bahwa kita tidak ingin mendapatkan “Satu Rupiah” pun tambahan dari uang kita yang kita simpan di bank. Jika tidak bisa dihilangkan dengan rekening yang lama, cobalah untuk mengajukan pembuatan rekening baru dengan syarat point tentang Bunga di akad dalam form pembukaan rekening dihilangkan. Jika mereka tetap menolak, kita tinggal menyampaikan dengan berat hati akan menarik dan tidak menggunakam bank konven lagi, karena sangat naif kalo kita tetap menggunakan bank konven saat mereka secara sengaja mengajak kita menantang Allooh dengan tetap melakukan RIBA. Tak terbayang oleh kita jika kita menantang Allah dan Rasulnya berperang, sedang menantang atasan di kantor saja kita tidak berani, bagaimana mungkin anda berani menantang Allah berperang? Sebagaimana yang Allah firmankan dalam surat Al Baqarah ayat 279:

فَإِن لَّمْ تَفْعَلُواْ فَأْذَنُواْ بِحَرْبٍ مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَإِن تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُؤُوسُ أَمْوَالِكُمْ لاَ تَظْلِمُونَ وَلاَ تُظْلَمُونَ

“Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika Kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; Kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.”

Jadi sudah sangat jelas dalam hal ini bukan masalah makan uang ribanya yang dosa sehingga orang bisa berdalih kalo di bank konven jika bunganya di pisah dan tidak dimakan menjadi tidak dosa, itu keliru, karena yang berdosa adalah menyepakati akad Ribanya, apalagi memakan uang Ribanya.. dengan menyepakati jika kita menabung di bank memperoleh bunga tiap bulannya maka itulah yang dimaksud kita menyepakati akad Riba.

Saya menyarankan penghilangan atau penghapusan akad Riba ini, karena sudah beberapa kolega dan teman bisnis yang melakukan hal ini dan ternyata bunganya bisa dihilangkan, terutama bagi para “Nasabah Prioritas”

Jika anda telah menghilangkan akad Riba dalam bank konven maka insyaAllooh anda terhindar dari Dosa Riba yang membinasakan ini. Kenapa saya sebut Dosa Riba ini membinasakan? Karena Allah sudah menyampaikan ancaman bagi orang yang tetap ngeyel melakukan Riba dalam surat Al Baqarah:

يَمْحَقُ اللّهُ الْرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ

[QS.2:276] Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah(1). Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa(2).

Catatan Kaki:

  1. Yang dimaksud dengan memusnahkan riba ialah memusnahkan harta itu atau meniadakan berkahnya. Dan yang dimaksud dengan menyuburkan sedekah ialah memperkembangkan harta yang telah dikeluarkan sedekahnya atau melipat gandakan berkahnya.
  2. Maksudnya ialah orang-orang yang menghalalkan riba dan tetap melakukannya.

Tulisan ini tidak untuk memotivasi orang untuk menggunakan bank konven melainkan memberikan solusi bagi anda yang sedang dalam keadaan terpaksa ber muamalah menggunakan bank konven. Islam itu mudah dan penuh solusi, karena islam adalah Rahmatan lil ‘alamiin..

Mungkin anda bertanya tanya, lho pak Rangga kok malah memperbolehkan bermuamalah dengan Bank Konvensional yang Jelas Jelas Milik Yahudi???

Segala sesuatu telah Rasulullah contohkan dalam kehidupan nya yang mulia. Bukan kan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam juga bermuamalah dengan yahudi??? Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam memang bermusuhan dan saling membunuh di medan perang dengan yahudi saat terjadi peperangan. Namun saat tidak berperang, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tetap bermuamalah dengan Yahudi.. beliau berjual beli dengan Yahudi bahkan melakukan hutang piutang dengan yahudi pun Rasulullah pernah, namun Rasulullah berakad hutang dengan tanpa Riba tentunya.

Semua kegiatan Muamalah yang baik dan benar akan membuat hidup kita Indah dan Berkah. Semua karena kita mempunyai Ilmu sebelum melangkah.. kita punya Ilmu sebelum berdagang dan berbisnis.

Salam Berkah dan Berkelimpahan
@emasrangga
Founder dan CEO Syariah Wealth Management (SWM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>