Konsultasi Zakat Perusahaan

Seiring dengan tumbuh kembangnya perusahaan di Indonesia, maka sebagai Negara muslim terbesar hendaknya mengaplikasikan kewajiban yang diperintahkan oleh agamanya, kewajiban itu adalah kewajiban berzakat bagi setiap perusahaan. Karena dalam Islam harta bukanlah mutlak milik seorang ataupun sekelompok orang saja, ada hak-hak orang lain dalam setiap harta yang dimiliki baik itu dimiliki oleh setiap individu maupun kelompok.

Syariah Wealth Management menawarkan detail analisa dan tata cara perhitungan zakat perusahaan yang sesuai dengan sektor usaha Anda serta strategi dan rekomendasi penyalurannya yang merujuk kepada aturan syariah, sebagai berikut:

  • Analisa dan perhitungan terhadap syarat wajib zakat: Nishab
  • Analisa dan perhitungan terhadap syarat wajib zakat: Haul
  • Analisa terhadap syarat wajib zakat: Ukuran yang wajib dikeluarkan
  • Analisa dan perhitungan terhadap Aset tidak bergerak: a)Aset tidak bergerak yang digunakan untuk operasional b)Aset tetap yang menghasilkan pemasukan
  • Analisa dan perhitungan terhadap Aset Zakat: a) Aset bergerak yang mudah dicairkan (liquid) b) Aset bergerak berbentuk barang (harta perniagaan) c) Piutang d) Zakat aset berupa tanamaan dan buah-buahan e) Zakat barang tambang f) Zakat hewan ternak g) Hutang h)Uang cadangan
  • Rekomendasi Penyaluran Zakat

Mengapa Harus ke SWM?

  • Mendapatkan analisa dan perhitungan zakat yang berlandaskan kepada Al Quran dan Sunnah, serta standar syariah internasional: a)Accounting and Auditting Organization of Islamic Financial Institution (AAOIFI) b)Majma’ Fiqh Al-Islami Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
  • Dibawah pengawasan langsung oleh pakar Fiqh Muamalah Maaliyah Indonesia; Dr. Erwandi Tarmizi, Lc, MA
  • Mendapatkan detail laporan hasil analisa dan perhitungan zakat
  • Meningkatkan eksistensi dan keberkahan perusahaan dalam melakukan aktifitas bisnisnya.
  • Meningkatkan peran perusahaan dalam upaya mencapai tujuan syariah yakni penjagaan terhadap harta (hifdzu al-maal) melalui distribusi zakat yang optimal.
  • Meningkatkan posisi perusahaan sebagai katalisator kesejahteraan umat Islam melalui distribusi zakat yang adil dan tepat sasaran.

Implementasi pengelolaan dan penyaluran Zakat yang sesuai dengan aturan syariah dapat dipandang sebagai indikator utama ketundukan perusahaan Anda terhadap syariat Islam.

Menunaikan zakat adalah ciri perusahaan yang selalu berkeinginan untuk membersihkan dan menyucikan dirinya, serta mengembangkan hartanya dengan cara yang di ridhoi Allah Subhaanahu wa Ta’alaa.

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka”

QS. At Taubah: 103

Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian

QS. Adz-Zariyat:19