Pendampingan Akad

Ketika bermuamalah, kita pasti melakukan akad dengan orang lain dalam memenuhi kebutuhan pribadi maupun keperluan bisnis. Kompleksnya kebutuhan manusia juga sering membuat hubungan, akad, atau kontrak antara kita dengan pihak lain, baik itu mitra bisnis, investor, lembaga keuangan, menjadi kompleks dan memerlukan tinjauan syar’i agar memastikan akadnya sesuai dan dipraaktikkan dengan benar dan terhindar dari riba dan gharar yang memunculkan kezaliman dan konflik dengan pihak lain.

Misalnya, investor ketika berakad dengan Anda, menginginkan agar mendapatkan imbal hasil yang besar, dengan modal yang terjaga, sehingga menambahkan klausul atau syarat-syarat dalam akadnya. Bagaimana memastikan dalam hal ini tidak melanggar syariat? Bagaimana agar mendapatkan win-win solution dalam kerjasama bisnis ini?

Demikian pula ketika Anda membutuhkan kerjasama pembiayaan dengan bank syariah. Bank Syariah di Indonesia berdasarkan praktiknya masih diisukan belum sepenuhnya syariah, meskipun dengan istilah-istilah yang islami. Hal ini mungkin karena minimnya ilmu muamalah pada sebagian pelaku bank syariah atau aspek regulasi yang mungkin masih serupa dengan bank konvensional, sehingga pada praktiknya masih terdapat pelanggaran-pelanggaran syariat yang ditemukan. Bagaimana agar kita memastikan akad yang kita lakukan dengan bank syariah sudah syariah? Bagaimana kita menegosiasi pasal-pasal yang bermasalah dalam akad?

SWM menyediakan jasa pendampingan akad Anda, agar dapat dipastikan akad yang Anda buat telah bebas dari riba dan hal yang diharamkan syariat, baik antara Anda dengan penjual/pembeli, nasabah, investor, maupun dengan Lembaga Keuangan Syariah. Jasa ini mencakup konsultasi dan pendampingan akad sehingga yang Anda jalani telah syar’i.

Leave a Reply