Apa Saja Macam-Macam Zakat dalam Islam?

Dalam Islam terdapat dua jenis zakat yang menjadi kewajiban umat Islam, dan bahkan kewajiban zakat ini menjadi rukun Islam. Zakat-zakat tersebut adalah: 1. Zakat Fitrah dan 2. Zakat Harta (Mal). Pada zakat maal akan terbagi lagi menjadi beberapa macam zakat.

Mengenai kewajiban zakat ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan aku adalah utusan Allah. Jika mereka menaati itu, beritahukanlah pada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka shalat lima waktu sehari semalam. Jika mereka menaati itu, beritahukanlah pada mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka zakat yang wajib dari harta mereka diambil dari orang kaya di antara mereka dan disalurkan pada orang miskin di tengah-tengah mereka.” (HR. Bukhari)

Zakat Fitrah dikenakan kepada setiap muslim

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan setiap muslim pada hari berbuka (tidak berpuasa lagi) dari bulan Ramadhan. Zakat fitrah diwajibkan kepada setiap orang Muslim yang merdeka, yang
mampu mengeluarkannya pada waktunya.

Barangsiapa diharuskan mengeluarkan zakat fitrah bagi dirinya maka dia juga harus mengeluarkan zakat fitrah orang yang wajib dia nafkahi disebabkan hubungan kerabat seperti kedua orang tua, atau sebab hubungan pernikahan (istri), atau kepemilikan budak jika mereka semua beragama Islam dan ada harta untuk menunaikan zakat fitrah mereka. Sebagaimana hadits dari Ibnu Umar yang diriwayatkan Ad-Daruquthni

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan kami mengeluarkan zakat fitrah untuk anak kecil, besar, merdeka, dan budak dari orang-orang yang kalian nafkahi.

Baca juga : Bagaimana cara menunaikan zakat fitrah?

Zakat Mal Dikenakan Kepada Umat Islam yang Memiliki Harta Tertentu

Zakat mal adalah zakat atas harta. Ada lima harta yang terkena kewajiban zakat yang harus ditunaikan oleh pemiliknya jika memenuhi syarat. Harta benda yang wajib dihitung zakatnya adalah sebagai berikut:

  1. Emas, Perak, dan Uang
  2. Barang Tambang dan Harta Karun
  3. Barang Dagangan (Bahan baku & Inventori)
  4. Tanaman dan Buah-buahan
  5. Hewan Ternak

Masing-masing jenis harta tersebut memiliki syarat dan ketentuannya sendiri. Misalnya, untuk zakat uang diwajibkan untuk mengeluarkan zakatnya apabila nilainya sudah mencapai nishab yaitu 85 gram emas murni selama satu tahun hijriyah (haul).

Baca juga : Apa itu Nishab dan Haul Zakat?

Demikian penjelasan singkat mengenai jenis-jenis zakat yang diwajibkan dalam Islam. Jangan lupa menunaikannya ya!

Syariah Wealth Management siap membantu Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar zakat dan melayani konsultasi zakat untuk Anda pribadi maupun perusahaan. Hubungi WhatsApp kami di 082-12345-9661 atau klik tombol hijau di atas.

Similar Posts