1. Tentukan bisnis yang akan diinvestasikan
  2. Negosiasi dengan pengelola
  3. Mempersiapkan modal
  4. Akad syirkah

Setelah mempelajari bagaimana bisnisnya, pengelolanya, dan modalnya sudah disiapkan, negosiasi nisbah bagi hasil pun sudah, maka berikutnya adalah tanda tangan akad syirkah. Namun, pastikan dahulu bahwa Anda sudah memahami aturan dalam akad syirkah.

Dalam akad syirkah, terdapat peraturan yang baku dari Allah, dan ada juga peraturan yang berupa hasil kesepakatan para syarik. Kedua hal ini ada dalam akad syirkah. Jika kesepakatan para syarik melanggar/bertentangan dengan syariat Allah tentang syirkah maka kesepakatan ini tidak sah.

Pertama, pastikan Anda memahami fikih muamalah tentang syirkah, sehingga kesepakatannya tidak ada yang bertentangan dengan syariat Allah. Mengapa hal ini penting? karena syirkah di sini adalah sebuah investasi, yang jika praktiknya salah, maka risikonya syirkah tersebut akan menjadi riba. Sebagian lembaga keuangan syariah dalam produk syirkahnya sering kami temukan pelanggaran dan konsekuensinya akad tersebut menjadi riba.

Kedua, pastikan Anda pahami setiap kesepakatan dalam akad tersebut, sehingga Anda tidak tertipu atau merasa dirugikan di kemudian hari. Bahasa yang digunakan dalam akad bisa jadi tidak sederhana, tetapi investor berhak untuk bertanya dan diberikan waktu untuk mempelajari akad syirkah.

Sudah Siap? Download Akad Syirkah Gratis, klik link di bawah ini

Butuh konsultasi tentang rencana syirkah, atau ada masalah dengan syirkah saat ini? Hubungi SWM via WhatsApp untuk buat jadwal konsultasi syirkah bersama SWM di 082-12345-9661

#IngatSyirkah #IngatSWM